Seorang selebgram terkenal bernama Donna Fabiola ditangkap oleh pihak kepolisian. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan peredaran narkoba yang dilakukan oleh jaringan besar di Pulau Dewata, Bali. Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi besar yang dilakukan oleh Bareskrim Polri untuk menggagalkan peredaran narkoba menjelang festival musik besar yang akan digelar.
Festival musik akbar yang disebut Djakarta Warehouse Project (DWP) akan diadakan pada 12-14 Desember 2025 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Culture Park Bali. Acara ini menjadi target utama peredaran kokain dan MDMA oleh jaringan narkoba tersebut. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Bali Nusra melakukan penindakan pada periode tanggal 9-14 Desember 2025.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat pada hari Kamis (10/12/2025) siang. Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri langsung menindaklanjuti informasi tentang adanya transaksi narkotika jenis kokain dan MDMA di wilayah Bali.
“Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menerima informasi adanya transaksi narkotika jenis kokain dan MDMA di wilayah Bali. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam dan metode undercover buy,” jelas Brigjen Eko Hadi dalam keterangan resminya, Senin (22/12/2025).
Polisi menegaskan bahwa tindakan dilakukan sebelum acara berlangsung demi menjaga keamanan pengunjung. “Jadi menjelang acara itu (DWP) dilaksanakan. Penindasan yang kami lakukan tidak berada dalam area pada saat event DWP dilaksanakan,” tambahnya.
Penangkapan Donna Fabiola terjadi seperti adegan film aksi. Petugas menggunakan taktik penyamaran untuk memancing sang selebgram keluar. Petugas yang menyamar berhasil berkomunikasi langsung dengan Donna via WhatsApp dan memesan tiga paket kokain seharga Rp4 juta per gram.
Tanpa curiga, Donna menyepakati lokasi transaksi di sebuah kafe, Cafe The Forge, yang berlokasi di kawasan Petitenget, Kerobokan. Saat pertemuan pertama, Donna sempat menunjukkan kehati-hatiannya yang tinggi. “Pada transaksi awal, tersangka Donna menyerahkan narkotika kepada petugas yang menyamar, bahkan meminta agar barang tersebut dicek terlebih dahulu di kamar mandi kafe sebelum pembayaran dilakukan,” ungkap Eko.
Tidak puas dengan hasil tangkapan kecil, petugas kembali memancing transaksi kedua di hari yang sama dengan nilai fantastis, yakni Rp26 juta untuk paket kokain dan MDMA. Lebih lanjut, diketahui Donna juga tidak sendirian. Ia diamankan di dalam mobil Wuling Binguo EV miliknya bersama dua orang rekannya yang berinisial Emir dan Mirfat.
Dari tangan Donna dan pengembangan ke kediamannya di Denpasar Selatan, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memberatkan. Total barang bukti yang diamankan dari rangkaian pengungkapan jaringan ini meliputi 6,53 gram kokain, 8,29 gram MDMA, 12 butir ekstasi, dan 6,48 gram ganja.
“Pengungkapan ini diperkirakan menyelamatkan sekitar 89 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Kami masih terus memburu pemasok utama yang berada di balik jaringan ini,” tegas Eko.
Adapun fakta lain adalah berdasarkan pengakuan Donna kepada penyidik, barang haram tersebut ia dapatkan dari sang suami, Tigran (diketahui bernama lengkap Tigra Denres Sonda), yang kini statusnya menjadi buronan polisi. “Menurut keterangan Sdri. Donna, dirinya mendapatkan narkotika jenis kokain untuk transaksi pertama dari Sdr. Tigran.” “Dari keterangan tersangka, kokain diperoleh dari suaminya sendiri, Tigran, yang sebelumnya menerima sekitar 10 gram kokain. Sebagian dikonsumsi bersama, sisanya diedarkan,” jelasnya.
Polisi pun menangkap tersangka lain bernama Andrie, yang mengaku mendapat pasokan dari seorang WNA Eropa berinisial ‘Mike’ dengan modus sistem tempel di kawasan Canggu dan Umalas. “Rantai distribusi ini terus kami kembangkan hingga mengarah ke tersangka Andrie, yang mengaku memperoleh narkotika dari seorang WNA asal Eropa berinisial Mike dengan sistem tempel di sejumlah titik di wilayah Canggu dan Umalas,” papar Eko.
Donna memiliki akun Instagram @donnafabbiola_116 dengan lebih dari 30.000 pengikut. Ia kerap memamerkan berbagai aktivitas, termasuk saat berlibur. Donna pernah membintangi sejumlah FTV. Salah satu unggahan lawasnya pada 13 Desember 2017 memperlihatkan momen saat ia syuting FTV Indosiar berjudul ‘Berkah Sholat Dhuha’.











