BeritaNasional

Mengapa Aura Kasih Terlibat Dugaan Korupsi Bank BJB Rp222 Miliar? Ini Siapa Ridwan Kamil?

×

Mengapa Aura Kasih Terlibat Dugaan Korupsi Bank BJB Rp222 Miliar? Ini Siapa Ridwan Kamil?

Sebarkan artikel ini

Penyidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respons terkait kemungkinan pemanggilan penyanyi Aura Kasih dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan bank bjb periode 2021–2023. Pernyataan ini muncul setelah penyidik KPK sebelumnya memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait kasus tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tidak ada satu pun pihak yang kebal hukum dalam proses penyidikan. Menurut Budi, KPK membuka peluang memanggil siapa saja sepanjang dinilai mengetahui atau terkait dengan alur perkara dugaan korupsi bank bjb. Ia menekankan bahwa pemanggilan saksi dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan, bukan faktor popularitas atau status publik figur.

“Semua terbuka kemungkinan bagi KPK untuk memanggil pihak yang diduga mengetahui atau menerima aliran dana terkait perkara ini,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Selasa 24 Desember 2025. Meski demikian, KPK memastikan pemanggilan saksi dilakukan secara selektif dan tidak asal-asalan.

Budi menjelaskan bahwa setiap langkah penyidik selalu berbasis pada data, informasi, serta bukti awal yang cukup. “Informasi dan bukti awal itulah yang menjadi dasar penyidik untuk meminta keterangan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Dalam kasus pengadaan iklan bank bjb, KPK telah menetapkan lima orang tersangka sejak 13 Maret 2025. Mereka terdiri dari Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi dan Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Widi Hartoto. Selain itu, tiga pihak swasta juga ditetapkan sebagai tersangka dari sejumlah agensi periklanan yang terlibat.

Berdasarkan penyidikan sementara, KPK memperkirakan kerugian negara dalam perkara ini mencapai sekitar Rp222 miliar. Kerugian tersebut diduga berasal dari praktik korupsi pengadaan iklan yang melibatkan pihak internal dan eksternal bank bjb.

Sebagai bagian dari penyidikan, KPK juga telah menggeledah rumah Ridwan Kamil pada 10 Maret 2025. Dalam penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah barang, termasuk sepeda motor dan mobil yang diduga berkaitan dengan perkara. KPK menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan dan pemanggilan saksi tambahan masih sangat mungkin dilakukan.

Seiring bertambahnya alat bukti, pendalaman terhadap alur dugaan korupsi bank bjb pun terus dilakukan.

Pemeriksaan Lisa Mariana

KPK juga menegaskan pemeriksaan terhadap Lisa Mariana bukan untuk mencari sensasi. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendalami dugaan aliran dana yang diduga berasal dari Ridwan Kamil. Lisa Mariana pertama kali diperiksa pada Jumat, 22 Agustus 2025. Keterangan Lisa kemudian menjadi bahan pendalaman penyidik saat memeriksa Ridwan Kamil.

“Kita panggil bukan untuk sensasi, tapi karena ada dugaan aliran dana yang perlu didalami,” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. Asep menyebut, hasil pemeriksaan itu akan menjadi dasar untuk mengonfirmasi keterangan kepada Ridwan Kamil.

Selain aliran dana ke Lisa, KPK juga mendalami dugaan penggunaan uang untuk pembelian mobil Mercedes Benz milik Ilham Akbar Habibie. Asep mengungkapkan, pembayaran mobil tersebut belum sepenuhnya lunas dan masih dalam proses.

“Setelah kita panggil Pak Ilham, diperoleh keterangan bahwa pembayarannya memang belum selesai,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *