Pertemuan Kembali Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa
Setelah tiga bulan berpisah, Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa akhirnya kembali bertemu. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam upaya untuk memperbaiki hubungan yang sebelumnya terganggu oleh konflik rumah tangga.
Insanul Fahmi mengungkapkan keinginannya untuk kembali bersatu dengan Wardatina Mawa. Dalam pertemuan tersebut, ia juga menyampaikan rencananya untuk melakukan umrah bersama sang istri. Meski saat ini masih dalam tahap awal, kedua pihak menunjukkan itikad baik untuk mencari solusi yang terbaik.
Awal Konflik Rumah Tangga
Konflik antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa bermula dari laporan yang diajukan oleh Wardatina ke Polda Metro Jaya pada November 2025. Laporan ini terkait dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh Insanul Fahmi dengan Inara Rusli. Bahkan, diketahui bahwa Insan dan Inara telah menikah siri sejak Agustus 2025, meskipun saat itu Insan masih memiliki status sebagai suami sah Wardatina Mawa.
Kasus ini memicu perhatian publik dan berbagai spekulasi mengenai hubungan mereka. Namun, meskipun statusnya sebagai tersangka atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan, Insanul Fahmi tetap menunjukkan sikap terbuka dan ingin memperbaiki hubungan dengan Wardatina.
Peran Kuasa Hukum
Pertemuan antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa diungkap oleh kuasa hukum Insan, Tommy Tri Yunanto. Menurut Tommy, pertemuan tersebut dilakukan secara privat dan tanpa pengawasan media. Ia menjelaskan bahwa ini adalah pertemuan pertama antara kedua belah pihak, dan ada progres yang cukup baik dalam komunikasi.
Tommy juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus berjuang agar Insan dapat kembali bersatu dengan Wardatina Mawa. Selain itu, Insan juga menyampaikan keinginannya untuk melakukan umrah bersama Mawa. Semua hal ini diharapkan dapat terwujud melalui doa dan usaha bersama.
Penolakan Restorative Justice
Wardatina Mawa menolak usaha perdamaian atau restorative justice yang diajukan oleh Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Ia tetap mempertahankan keinginannya untuk melanjutkan proses hukum terkait kasus dugaan perzinaan yang sedang berlangsung di Polda Metro Jaya.
Meski upaya damai gagal, Insanul Fahmi tetap berkomitmen untuk mencari jalan tengah. Ia mengungkapkan rasa kasihan terhadap anak mereka akibat permasalahan rumah tangganya. “Pasti kita tetap upayakan yang terbaik untuk perdamaian,” ujarnya.
Insan juga percaya bahwa ada pihak ketiga yang mendorong Wardatina Mawa untuk mengambil tindakan tertentu. Ia menyatakan bahwa dirinya mengenal Mawa sebagai sosok yang tidak seperti itu. “Pasti ini karena ada kepentingan-kepentingan orang lain sih yang di belakang,” tambahnya.
Langkah Tegas Wardatina Mawa
Wardatina Mawa memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi. Ia memilih bercerai setelah menolak untuk dipoligami dengan Inara Rusli. Kuasa hukum Mawa, Darma Praja Pratama, menyatakan bahwa Mawa sudah mantap untuk berpisah dan akan menggugat perceraian setelah proses hukum selesai.
Darma menegaskan bahwa Mawa menolak untuk hidup bersama Insan dan Inara. Ia juga menyebutkan bahwa kondisi psikis Mawa saat ini lebih baik daripada sebelumnya. “Alhamdulillah kondisi psikisnya mungkin sekarang lebih baik ya. Ditambah dengan dia mengisi berbagai kesibukan yang positif,” katanya.
Mawa kini lebih fokus pada aktivitas yang positif untuk membantu dirinya move on dari permasalahan yang terjadi. “Dia lebih banyak lagi ya melakukan kegiatan-kegiatan supaya dia juga lebih cepat move on-nya gitu,” tambah Darma.











