BeritaInternasional

Detik-detik Penembakan di Universitas Brown, 2 Tewas dan 8 Terluka, Pelaku Masih Buron

×

Detik-detik Penembakan di Universitas Brown, 2 Tewas dan 8 Terluka, Pelaku Masih Buron

Sebarkan artikel ini

Insiden Penembakan di Brown University: Dua Orang Tewas dan Delapan Luka-Luka

Insiden penembakan yang terjadi di kampus Universitas Brown, Providence, Rhode Island, Amerika Serikat, mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal dunia dan delapan lainnya terluka. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (13/12/2025) pukul 16.05 waktu setempat. Para korban luka segera dievakuasi ke sejumlah rumah sakit dan sempat dalam kondisi kritis sebelum akhirnya stabil menurut informasi dari otoritas setempat.

Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari aparat keamanan setelah laporan tentang adanya penembak aktif diterima. Hingga Sabtu malam, pelaku penembakan belum berhasil diamankan dan situasi kampus masih dalam status siaga.

Kronologi Penembakan di Brown University

Pihak Universitas Brown menerima laporan adanya penembak aktif di kompleks gedung Barus and Holley pada pukul 16.05 waktu setempat, yang merupakan tempat kedudukan departemen teknik dan fisika. Informasi tersebut segera diteruskan ke Kepolisian Providence. Beberapa menit kemudian, petugas kepolisian dan tim darurat tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan serta evakuasi.

Area kampus langsung disterilkan, sementara sivitas akademika diminta berlindung di dalam ruangan masing-masing. Aparat menyisir gedung Barus and Holley untuk mencari pelaku. Namun, tersangka tidak ditemukan di lokasi. Universitas sempat menyampaikan bahwa satu orang telah ditahan, tetapi pernyataan tersebut kemudian dicabut.

Kepolisian Providence menyebut pelaku diduga seorang pria berpakaian serba hitam. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku terakhir terlihat melarikan diri ke arah Hope Street, meninggalkan kompleks gedung. Wakil Kepala Kepolisian Providence, Timothy O’Hara, menegaskan tidak ada tersangka yang diamankan. Polisi mengerahkan seluruh sumber daya untuk memburu pelaku yang masih buron.

Di sisi lain, pihak universitas mempertahankan perintah berlindung demi keselamatan civitas kampus. Gubernur Rhode Island Daniel McKee menyebut insiden ini sebagai kejadian yang tak terbayangkan, sementara Wali Kota Providence Brett Smiley memastikan proses pencarian pelaku masih terus berlangsung. Aparat meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan resmi hingga situasi dinyatakan aman.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Menurut laporan CNN, Minggu (14/12/2025), aparat penegak hukum belum menemukan senjata di lokasi penembakan Brown University. Meski demikian, penyidik memastikan insiden tersebut melibatkan penggunaan senjata api. Wakil Kepala Kepolisian Providence, Tim O’Hara, mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat memastikan jenis senjata yang digunakan pelaku. O’Hara menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan seiring pengejaran terhadap pelaku yang belum tertangkap.

Aparat setempat juga dibantu oleh lembaga penegak hukum federal untuk mengungkap rangkaian kejadian penembakan tersebut.

Tanggapan Presiden AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menyampaikan pernyataan terkait penembakan di Brown University. Kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan para korban mengalami luka yang sangat serius dan menyerukan doa bagi para korban. “Saya telah menerima laporan lengkap mengenai situasi di Brown University. Ini adalah peristiwa yang mengerikan, dan yang bisa kita lakukan saat ini hanyalah berdoa untuk para korban serta mereka yang tampaknya terluka parah,” ujar Trump.

Trump menambahkan, pemerintah akan menyampaikan informasi lanjutan setelah penyelidikan berkembang. Sebelumnya, ia juga menyatakan melalui media sosial bahwa dirinya telah mendapat pengarahan terkait insiden tersebut.

Dalam proses penyelidikan, aparat federal seperti FBI serta Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) turut dikerahkan untuk membantu otoritas setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *