Juventus Memasuki Bursa Transfer Januari 2026 dengan Fokus pada Penyesuaian Skuad
Juventus memasuki bursa transfer Januari 2026 dengan fokus utama pada penyesuaian skuad. Hingga saat ini, belum ada banyak informasi resmi mengenai rencana penjualan atau peminjaman pemain, seiring prioritas klub yang lebih condong pada pembenahan lini tengah di bawah arahan pelatih Luciano Spalletti.
Beberapa pembahasan mengemuka terkait pemain-pemain pelapis yang berpotensi dilepas untuk membuka ruang anggaran dan menit bermain. Kondisi kontrak serta minimnya kontribusi menjadi pertimbangan utama dalam evaluasi internal.
Isu Penjualan Pemain Bernilai Tinggi
Isu penjualan pemain bernilai tinggi juga sempat mencuat. Dušan Vlahović disebut sebagai aset besar yang bisa dipertimbangkan untuk dilepas karena persoalan kecocokan taktik dan beban gaji, meski arah pembicaraan lebih kuat menuju bursa musim panas.
Nama Weston McKennie juga masuk dalam daftar dengan masa depan yang belum jelas. Proses perpanjangan kontraknya dilaporkan berjalan lambat, membuat opsi penjualan tetap terbuka bila tidak tercapai kesepakatan baru.
Filip Kostić juga berada dalam situasi serupa. Pemain berusia 32 tahun itu tengah menjalani masa pinjaman di Fenerbahçe dan dinilai kecil peluangnya untuk kembali terintegrasi ke rencana utama tim.
Opsi Peminjaman dan Perpanjangan Kontrak
Pada sektor pemain pinjaman, Luca Pellegrini yang saat ini membela Lazio menjadi sorotan. Masa depannya mengarah pada perpanjangan masa tinggal atau kepindahan permanen, mengingat peluangnya kembali ke tim utama Juventus dinilai minim.
Daniele Rugani yang dipinjamkan ke Ajax berada dalam situasi serupa. Evaluasi mengarah pada kelanjutan kariernya di luar Turin, baik melalui perpanjangan pinjaman atau transfer permanen.
Bek kanan João Mário muncul sebagai kandidat kuat untuk keluar pada Januari. Minimnya menit bermain di bawah pelatih sebelumnya serta rencana Spalletti membuat opsi peminjaman atau penjualan menjadi relevan.
Tiago Djaló yang menjalani masa pinjaman di Porto juga berpotensi menarik minat klub lain. Kecil kemungkinan ia kembali ke Juventus dalam waktu dekat, membuka peluang kepindahan lanjutan.
Di sisi lain, beberapa pemain yang sedang dipinjamkan seperti Nico González, Timothy Weah, dan Arthur Melo tidak masuk dalam pembahasan rumor peminjaman baru pada Januari. Status mereka cenderung berlanjut sesuai kesepakatan awal.
Konteks Taktik dan Evaluasi Skuad
Kebijakan transfer Juventus tidak lepas dari kritik terhadap pendekatan permainan musim ini. Strategi yang dinilai kaku serta kurangnya dinamika di lini tengah memicu kebutuhan penyesuaian personel.
Masalah di sepertiga akhir lapangan juga menjadi catatan. Ketergantungan pada bola mati dan minimnya penetrasi tengah membuat kontribusi sejumlah pemain depan dipertanyakan.
Rekrutmen sebelumnya yang dinilai kurang tepat memperbesar tekanan pada manajemen untuk bertindak lebih selektif. Penjualan atau peminjaman pemain dianggap sebagai langkah realistis untuk menyeimbangkan skuad.
Meski berada dalam persaingan papan tengah, Juventus kerap dicap belum meyakinkan saat menghadapi lawan elite. Kondisi ini turut memengaruhi arah kebijakan di bursa Januari.
Fokus pada Pemain Pelapis
Dengan fokus utama pada kedatangan gelandang bertipe regista, aktivitas keluar diperkirakan terbatas dan bersifat selektif. Opsi yang ada lebih condong pada pemain pelapis dan mereka yang minim peran.
Bursa transfer Januari 2026 menjadi momen krusial bagi Juventus untuk merapikan skuad tanpa langkah agresif. Keputusan soal penjualan dan peminjaman akan menentukan stabilitas tim pada paruh kedua musim.











