Perubahan Besar dalam Penayangan Doraemon di RCTI
Doraemon, salah satu anime legendaris yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari tradisi hari Minggu pagi bagi anak-anak Indonesia, kini tidak lagi tayang di RCTI. Penghentian penayangan ini menandai perubahan besar dalam lanskap program televisi nasional. Sejak awal tahun 2026, Doraemon telah menghilang dari jadwal acara RCTI, meskipun sebelumnya selalu hadir setiap minggu.
Tanda-tanda berakhirnya penayangan Doraemon mulai terlihat sejak akhir 2025. Pada periode 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, anime ini tidak lagi muncul dalam jadwal acara RCTI. Bahkan, film-film Doraemon yang biasanya ditayangkan pada momen liburan seperti Natal dan Tahun Baru juga tidak muncul di stasiun tersebut. Beberapa judul bahkan lebih dulu tayang di stasiun televisi lain seperti Trans TV.
Hingga saat ini, RCTI belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penghentian penayangan Doraemon. Tidak ada informasi yang menyebutkan apakah ini disebabkan oleh berakhirnya kontrak lisensi, pertimbangan bisnis, atau perubahan strategi program. Meski begitu, penghentian acara TV bukanlah hal baru. Berikut adalah lima penyebab umum mengapa acara TV tidak lagi dilanjutkan:
-
Penurunan Rating dan Daya Tarik Iklan
Televisi komersial sangat bergantung pada pendapatan iklan. Ketika jumlah penonton menurun, nilai slot iklan pun ikut turun. Program yang tidak lagi menghasilkan pemasukan yang sebanding akan sulit dipertahankan, meskipun memiliki nama besar. -
Beban Biaya yang Tidak Seimbang
Hak lisensi, distribusi, dan penayangan konten berkualitas membutuhkan biaya besar. Jika pengeluaran lebih tinggi dibandingkan pendapatan, stasiun TV bisa memilih menghentikan program untuk menekan risiko kerugian. -
Arah Strategi Program yang Berubah
Stasiun televisi secara berkala menyusun ulang identitas programnya. Fokus bisa bergeser ke genre yang dianggap lebih relevan dengan target pasar, seperti reality show, variety show, atau konten lokal. Program lama sering kali harus mengalah demi memberi ruang bagi format baru. -
Pergeseran Selera Penonton
Kebiasaan menonton masyarakat terus berubah, terutama dengan kehadiran platform digital dan streaming. Apa yang dulu menjadi tontonan utama di TV kini bisa beralih ke layar ponsel. Perubahan ini memengaruhi keputusan stasiun dalam mempertahankan atau menghentikan acara tertentu. -
Regulasi dan Masa Berlaku Kontrak
Setiap program terikat aturan penyiaran dan perjanjian kontrak. Jika masa kontrak berakhir dan tidak diperpanjang baik karena biaya, kebijakan, maupun kesepakatan acara tersebut otomatis berhenti tayang.
Apakah Doraemon Sudah Tamat?
Meskipun Doraemon tidak lagi tayang di RCTI sejak awal 2026, fakta bahwa anime ini masih terus diproduksi dan dirilis di Jepang sampai sekarang menunjukkan bahwa serial ini belum tamat. Serial Doraemon masih berjalan dan menayangkan episode baru dalam format anime yang berlangsung panjang tanpa ending yang definitif.
Anime ini bahkan memiliki film baru yang dijadwalkan tayang pada tahun 2026 berjudul Doraemon: New Nobita and the Castle of the Undersea Devil. Oleh karena itu, para penggemar masih bisa menonton Doraemon di luar RCTI melalui platform streaming resmi yang menayangkannya.
