SelebritiViral

Inara Rusli Khawatir Lihat Anak-Anak Tinggal Bersama Virgoun, Soroti Asap Rokok: Batuk Sebulan

Masalah Kesehatan dan Pola Asuh Anak yang Menimbulkan Kekhawatiran

Sejak tinggal bersama Virgoun, Inara Rusli mengalami kecemasan terhadap kondisi kesehatan ketiga anaknya. Anak-anak disebut mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh, sehingga menarik perhatian terhadap asap rokok yang mungkin menjadi penyebabnya.

Kondisi ini dinilai cukup mengkhawatirkan, terlebih karena usia anak-anak masih membutuhkan perhatian ekstra terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar mereka. Sejak tinggal bersama Virgoun, anak-anak sudah mengalami batuk-batuk selama lebih dari sebulan tanpa tanda-tanda pemulihan.

Informasi ini diperoleh dari pengasuh serta pengakuan langsung dari anak-anak. Mereka menyatakan mengalami gangguan kesehatan dalam beberapa waktu terakhir. Kuasa hukum Inara, Herlina, menduga hal tersebut disebabkan oleh lingkungan rumah yang tidak sehat akibat paparan asap rokok dari orang-orang di sekitar anak.

“Anak-anak sudah batuk selama hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah tersebut, yang hampir semuanya itu merokok aktif,” ujar Herlina dalam konferensi pers di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Selain masalah kesehatan fisik, Herlina juga menyoroti pola asuh selama anak-anak tinggal bersama ayahnya sejak pertengahan November 2025. Pihak Inara mendapatkan informasi bahwa ketiga anak tersebut diberikan kebebasan menggunakan gawai tanpa pengawasan yang ketat.

“Berdasarkan pengakuan dari anak-anak dan kesaksian orang-orang yang mengasuh, mereka diberikan akses internet tanpa batas,” tambah Herlina.

Kondisi ini, menurut Herlina, diperparah dengan banyaknya konten negatif berupa hoaks dan hate speech terkait Inara Rusli yang beredar di media sosial. Hal tersebut dinilai berdampak langsung pada kondisi psikis anak-anak yang masih di bawah umur.

“Mengakibatkan anak-anak mengalami penurunan kondisi psikis dan kesehatan secara signifikan,” tegasnya.

Terkait alasan Inara yang bersikeras ingin menjemput kembali anak-anaknya, kuasa hukum menyebutkan adanya pertimbangan keselamatan. Pihak Inara sebenarnya memberikan izin kepada Virgoun untuk mengajak anak-anak menginap, namun dengan batasan waktu yang ketat, yakni tidak lebih dari dua hari.

Pembatasan ini dilakukan dengan mempertimbangkan riwayat masa lalu Virgoun.

“Selama ini Virgoun tidak pernah dilarang untuk bertemu, tapi dalam hal ini dibatasi tidak boleh lebih dari 2 hari, dikarenakan adanya pertimbangan kesehatan dan keselamatan anak-anak, mengingat saudara Virgoun adalah dulunya pemakai narkoba. Ya, bukti jejak digital itu sudah ada ya banyak,” tutur Herlina.

Kuasa hukum Inara lainnya, Daru Quthny, menceritakan bahwa Inara sebenarnya sudah mendatangi rumah Virgoun secara kekeluargaan untuk menjemput anak-anaknya beberapa minggu lalu. Namun, upaya tersebut gagal karena pihak Virgoun tidak memberikan izin agar anak-anak dibawa pulang oleh ibunya.

Padahal, menurut Daru, anak-anak sudah sempat mengutarakan keinginan mereka untuk dijemput oleh Inara.

“Anak-anak yang saya terima videonya memang mereka juga pastilah yang namanya anak minta pulang. ‘Mami, tolong jemput, kapan mau dijemput?’. Artinya anak itu sudah minta dijemput,” kata Daru.

Saat ini, pihak Inara Rusli telah mengadukan permasalahan ini ke Komnas Perlindungan Anak untuk menempuh jalur mediasi. Mereka berharap Virgoun bersedia mengikuti putusan Mahkamah Agung yang telah menetapkan hak asuh anak berada di tangan Inara Rusli.

Sebagai informasi, hubungan Inara Rusli dan Virgoun telah diputus cerai oleh Pengadilan Agama Jakarta Barat pada 10 November 2023, di mana dalam putusan tersebut hak asuh ketiga anak mereka jatuh kepada Inara Rusli.

Perselisihan hak asuh ini kembali mencuat setelah anak-anak menetap di rumah Virgoun selama beberapa waktu terakhir karena Inara tengah menghadapi persoalan hukum dugaan perzinaan dengan seorang pebisnis bernama Insanul Fahmi pada 22 November 2025.

Exit mobile version