Bulan Rajab 1447 H: Momen Keberkahan dan Kesempatan untuk Taubat
Bulan Rajab 1447 H telah tiba, menjadi awal dari tiga bulan suci yang membuka pintu rahmat Allah SWT. Sebagai salah satu dari empat bulan haram, Rajab dikenal sebagai “bulan Allah” dalam hadits Rasulullah SAW. Dalam bulan ini, setiap amal shaleh dilipatgandakan pahalanya, termasuk puasa sunnah yang menjadi ibadah utama.
Puasa sunnah di bulan Rajab bukanlah kewajiban, tetapi merupakan kesempatan emas untuk membersihkan jiwa dari dosa, memperkuat ketakwaan, dan mempersiapkan diri menyambut Ramadan. Keutamaan puasa sunnah Rajab sangat luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa satu hari di bulan ini setara dengan puasa sepuluh tahun, serta menjauhkan pelakunya dari api neraka sejauh antara timur dan barat.
Dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 1 Rajab, Senin-Kamis, atau sepanjang bulan, terutama bagi yang mampu. Bahkan, puasa awal Rajab disejajarkan pahalanya dengan haji dan umrah mabrur.
Di era modern yang penuh godaan, puasa sunnah Rajab mengajak kita kembali ke fitrah: menahan lapar dan haus fisik sambil melatih jiwa dari hawa nafsu. Bayangkan, setiap setetes keringat saat berbuka menjadi investasi surga abadi.
Artikel ini akan membahas jadwal, tata cara, dalil hadits shahih, serta tips praktis agar puasa sunnah Rajab 1447 H menjadi amalan yang istiqamah. Mari jadikan bulan ini momentum taubat dan kebaikan, agar kita termasuk hamba yang diridhai-Nya.
Jadwal Puasa Bulan Rajab 1447 H
Berikut informasi jadwal puasa Bulan Rajab 1447 H sesuai tanggal yang tertera di kalender:
- Dimulai dari tanggal 21 Desember 2025 (hari Minggu) tertanggal 1 Rajab sampai tanggal 30 Desember 2025 (hari Selasa).
Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab
Niat puasa sunnah bulan Rajab dibaca pada malam hari atau sebelum Subuh, dengan lafal yang menekankan ikhlas karena Allah SWT.
Lafal niat utama untuk esok hari (malam hari):
text
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin an ada’i sunnati Rajab lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.”
Untuk hari ini (jika lupa malam hari, sebelum Zuhur):
text
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi an ada’i sunnati Rajab lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala.”
Varian umum:
Nawaitu shauma syahri Rajab sunnatan lillahi ta’ala (Aku niat puasa bulan Rajab sunnah karena Allah).
Doa Bulan Rajab
Doa masuk Rajab yang paling populer, dibaca setiap hari:
text
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَاْ رَمَضَانَ
Allahumma barik lana fi Rajab wa Syaban, wa ballighna Ramadhan.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sambutkan kami ke bulan Ramadan.”
Doa taubat pelengkap:
Allahumma anta Rabbi la ilaha illa anta… (Sayyidul Istighfar) untuk ampunan dosa selama puasa.











