Pemeriksaan Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah
Musisi ternama Reza Arap telah diperiksa oleh pihak kepolisian terkait kematian kekasihnya, Lula Lahfah. Pemeriksaan ini dilakukan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (26/1/2026). Sebagai saksi dalam kasus tersebut, Reza Arap diminta untuk memberikan keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa yang menimpa Lula.
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026). Sebelum meninggal, perempuan berusia 26 tahun itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena beberapa penyakit yang dideritanya.
Pengacara kondang Hotman Paris memberikan analisisnya mengenai pemeriksaan Reza Arap. Ia menyebut bahwa pihak kepolisian memiliki kecurigaan terhadap kematian Lula Lahfah. Menurut Hotman, hal ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mendalami penyebab pasti kematian Lula.
“Ada kecurigaan dari pihak kepolisian,” ujar Hotman Paris dalam wawancara yang tayang di YouTube Intens Investigasi, Kamis (29/1/2026). Ia juga menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap Reza Arap dilakukan untuk memperjelas kronologi peristiwa yang terjadi.
Hotman Paris menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Lula. “Kepolisian sedang meneliti penyebab kematiannya. Ini tergantung hasil temuan mereka,” ujarnya.
Reza Arap Tidak Berkomentar
Meskipun menjadi salah satu saksi kunci dalam penyelidikan kasus kematian Lula, Reza Arap memilih untuk tidak memberikan tanggapan apa pun terkait pemeriksaan yang dilakukannya. Dalam sebuah acara tahlilan untuk mendiang Lula, ia tampak masih terpukul dan mengenakan pakaian serba hitam.
Reza Arap juga mengatakan bahwa dirinya sedang dalam kondisi berduka dan belum siap memberikan pernyataan lebih lanjut. “Punten banget. Lagi berduka sumpah. Punten,” ujarnya.
Kronologi Penyakit Lula Lahfah
Sebelum meninggal, Lula Lahfah sempat dirawat selama satu minggu dengan sejumlah diagnosis penyakit. Ia mengalami infeksi saluran kemih (ISK), usus bengkak radang, batu ginjal, serta gejala-gejala lainnya. Lula pernah mengungkapkan kronologi penyakit ISK yang dialaminya melalui media sosial.
Menurut Lula, awalnya ia merasakan demam tinggi dan nyeri di seluruh tubuh. Ia juga mengalami kram perut yang sangat menyakitkan hingga napasnya pun terasa sakit. Ia menjelaskan bahwa penyebab ISK tersebut berasal dari bakteri yang ada di urinenya.
Lula juga mengungkapkan bahwa ia memiliki riwayat ISK karena sering menahan buang air kecil dan jarang minum air putih. Ia mengaku sering lupa untuk minum air dan takut jika minum terlalu banyak akan membuatnya sering ke toilet.
“[…] aku takut kalo minum air banyak-banyak karena takut pengen pipis di saat yang tidak tepat. Contoh lagi di jalan macet tiba-tiba kebelet tuh, duh aku anti banget. Tapi ternyata malah bikin ISK juga karena minum WKWK,” katanya.
Keadaan Saat Meninggal
Dalam cerita terakhirnya, Lula menyampaikan bahwa meskipun demamnya sudah hilang, nyeri perutnya masih terasa hingga saat ini. Ia juga menjalani CT scan untuk memastikan kondisi kesehatannya. “Semoga aja hasilnya aman-aman aja yaa. Aamiin,” harapnya.











