BeritaNasional

Prabowo Umumkan Program MBG Dapat 55 Juta Orang Per 5 Januari 2026

×

Prabowo Umumkan Program MBG Dapat 55 Juta Orang Per 5 Januari 2026

Sebarkan artikel ini

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa jumlah penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai 55 juta orang per 5 Januari 2026. Angka ini merupakan hasil dari satu tahun sejak peluncuran program prioritas pemerintah tersebut pada 6 Januari 2025.

Prabowo menganggap capaian ini sebagai prestasi yang luar biasa. Hal ini karena Brasil membutuhkan waktu hingga 11 tahun untuk menyalurkan makan siang gratis (PNAE) kepada 40 juta anak sekolah.

“Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat di Indonesia, berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali warga Singapura. Setiap hari, kita memberi makan 55 juta saudara-saudara. Presiden Brasil menyampaikan ke saya, mereka mencapai 40 juta penerima dalam 11 tahun. Kita, 55 juta dalam satu tahun, karena kita mulai 6 Januari 2025. Hari ini 5 Januari 2026,” ujar Prabowo dalam pidatonya saat Perayaan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) malam WIB.

RI 1 juga menceritakan apresiasi yang diberikan oleh berbagai pihak terhadap program MBG Indonesia, termasuk lembaga riset ternama asal Amerika Serikat, Rockefeller Institute. Ahli-ahli dari lembaga tersebut sengaja datang ke Indonesia untuk melihat langsung pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah.

“Rockefeller Institute datang ke Indonesia melihat kita punya proyek (MBG) dan menyampaikan kepada saya di Istana Merdeka. Ahli dari Rockefeller Institute, dia mengatakan: Ini adalah investasi Anda yang terbaik,” kata Prabowo.

Ahli dari Rockefeller Institute tersebut kemudian menyampaikan bahwa uang yang diinvestasikan dalam program MBG dapat menghasilkan pelipatan ekonomi (multiplier effect) hingga 5-35 kali. Meski begitu, Prabowo menekankan bahwa program MBG adalah bentuk kepedulian negara kepada yang lemah.

“Ini mereka yang bicara. Saya tidak mengejar itu. Saya hanya didorong oleh, tidak sampai hati saya melihat anak-anak Indonesia kurang gizi. Untuk mereka yang kaya, untuk mereka yang sudah mapan, ya tidak penting, tetapi untuk anak-anak di banyak daerah, makan bergizi gratis itu sangat-sangat penting,” ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo kembali menceritakan pemikirannya mengenai MBG yang telah muncul dalam waktu yang cukup lama. Kondisi itu terjadi saat ia berkeliling ke daerah-daerah Indonesia, saat pertama kali masuk dalam bursa pilpres beberapa dasawarsa yang lalu.

“Saya datang ke desa-desa, di mana-mana saya lihat anak-anak kecil. Saya tanya: Umurmu berapa? (Anak kecil itu menjawab) 9, 10, 11, tetapi badannya sama dengan anak 4 tahun. Kecil, dia alami kurang gizi, di mana-mana. Dan saya belajar, saya keliling dunia, saya belajar. Saya lihat bagaimana India membantu rakyat miskinnya dengan makan bergizi gratis,” ucap Prabowo.

Dia kemudian menyampaikan besaran anggaran yang dialokasikan oleh India untuk makan bergizi gratis pun menempati urutan tiga besar. Adapun urutan pertama alokasi adalah untuk sektor pertahanan.

“Nomor dua atau nomor tiga adalah makan bergizi. Brasil juga sudah melaksanakan makan bergizi 12–13 tahun yang lalu. Sekarang, sudah ada 76 negara melaksanakan makan bergizi,” kata Prabowo.

Sementara itu, Prabowo menegaskan bahwa persatuan dan kerja sama seluruh elemen bangsa merupakan syarat utama agar kekayaan Indonesia benar-benar dapat dikelola dan dinikmati oleh seluruh rakyat. Dia ingin agar kekayaan yang terkandung di bumi Indonesia bisa dirasakan semua lapisan masyarakat.

“Jangan kita bangga dengan hanya kata-kata kaya, produksi ini, milik itu, tidak. Kita harus sekarang berjuang agar kekayaan itu benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Kita harus menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita harus menghilangkan kelaparan dari bumi Indonesia,” ucap Prabowo.

Dia menyampaikan bahwa ajaran untuk hidup rukun dan saling menguatkan tidak hanya berasal dari nilai-nilai keagamaan, tetapi juga sejalan dengan analisis geopolitik global. Para pakar geopolitik dunia, menurut Prabowo, memandang Indonesia sebagai negara yang luar biasa kaya dan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu negara terkaya di dunia.

“Pakar-pakar geopolitik di dunia melihat Indonesia, Indonesia ini luar biasa. Sangat kaya. Sekarang masalahnya adalah bagaimana kekayaan ini kita jaga, kita kelola, untuk bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Ini harus kita akui,” katanya.

Prabowo pada momen tersebut juga mengungkapkan bahwa berbagai kajian internasional menyebutkan Indonesia berpotensi menjadi negara keempat terkaya di dunia. Namun, dia menegaskan bahwa potensi tersebut hanya dapat terwujud dengan satu syarat utama yaitu persatuan bangsa dan kerja sama para elite nasional.

“Selalu saya ingin, saya ingin selalu mengajak apapun perbedaan kita, apapun mungkin dosa-dosa kita di masa lalu, karena kita manusia pasti penuh dosa, pasti ada kesalahan. Tapi sekarang kita harus bekerja sama, kita harus kompak, kita harus bahu-membahu,” ujar Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *