MotogpMotorOlahraga

Uji Coba MotoGP 2026 Sepang Hari Ketiga: Yamaha Jadi Sorotan, Pembalap Ducati Lakukan Simulasi Balapan

Hari Ketiga Tes MotoGP 2026 Sepang: Fokus pada Masalah Teknis dan Simulasi Balapan

Hari ketiga dari tes MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang menjadi momen penting bagi berbagai pabrikan, terutama Yamaha yang menghadapi tantangan teknis. Sehari sebelumnya, Rabu (4/2/2026), garasi Yamaha sempat mengalami kekacauan setelah isu overheat pada mesin V4 mereka muncul. Hal ini memaksa tim untuk menarik seluruh pembalap dari lintasan.

Direktur Teknis Yamaha, Max Bartolini, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian. “Kami memutuskan untuk berhenti lebih awal. Keamanan pembalap adalah prioritas mutlak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa anomali pada data mesin V4 perlu diperiksa secara mendalam di markas sebelum melanjutkan ke hari terakhir tes.

Sorotan Penuh untuk Yamaha

Pabrikan asal Iwata ini secara mengejutkan menarik seluruh pembalapnya dari lintasan karena isu motor yang menerpa Yamaha. Investigasi mendalam dilakukan setelah muncul kekhawatiran soal aspek keamanan pada mesin V4 terbaru mereka yang baru saja debut. Selama seharian penuh kemarin Rabu (4/2/2026), tak ada satu pun pembalap dari tim berlogo garpu tala itu yang turun lintasan imbas isu yang ada di prototipe V4.

Sementara itu, Honda memberikan kejutan dengan menjadi yang tercepat lewat Joan Mir. Rider Spanyol tersebut mencatatkan waktu yang luar biasa, yaitu 1:56,874, yang membuatnya menjadi pembalap pertama yang menembus barisan waktu 1 menit 56 detik.

Ambisi Joan Mir

Konsistensi RC213V milik Honda dirasakan dengan baik oleh Joan Mir setelah dua hari melakukan tes. Bahkan juara dunia MotoGP 2020 mengaku tak menyangka bahwa kuda besinya untuk musim 2026 melaju begitu cepat di hari kedua. Hanya saja, masih ada yang perlu ia tuntaskan di hari ketiga agenda tes MotoGP 2026 Sepang yakni terkait daya tahan ban.

“Motor ini terasa jauh lebih stabil saat masuk tikungan. Kami tidak menyangka bisa secepat ini di hari kedua, tapi fokus kami tetap pada daya tahan ban untuk balapan panjang,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa ini hanyalah sebuah tes. Kemungkinan kita baru akan melihat performa motor yang sesungguhnya besok (re: hari ini). Kami merasa senang. Motor ini bekerja dengan baik, kami kompetitif, dan itulah yang paling penting pada tahap musim saat ini.”

Rencana Ducati

Beda dengan Mir yang ambisius, Pecco Bagnaia dan jajaran Ducati tampaknya belum mengejar lap tercepat karena masih fokus terhadap evaluasi fairing. Bagnaia mengakui bahwa ia sempat menguji simulasi sprint race, di sisi lain Fabio Diggia coba menguji aerodinamika milik Desmosedici GP26.

Konsistensi dirasakan Bagnaia, sedangkan Diggia berhasil memberikan hal positif terhadap pengujian aeronya. “Kami tidak mengejar lap tercepat hari ini. Fokus saya adalah menguji simulasi sprint race dengan GP26. Hasilnya? Sangat konsisten di angka 1:57 kecil,” papar Bagnaia. Evaluator aerodinamika Ducati juga menyebutkan bahwa evaluasi fairing baru pada motor Diggia memberikan hasil positif terhadap downforce di tikungan cepat Sepang.

Target Hari Ketiga Tes

Hari ketiga tes MotoGP 2026 Sepang dijadikan sebagai babak penentuan khususnya bagi tim-tim pabrikan. Sorotan tertuju pada Yamaha yang dinantikan apakah masalah teknisnya sudah teratasi atau belum dengan sisa waktu 8 jam.

Dengan suhu udara yang lebih dingin akan dimanfaatkan para pembalap untuk melakukan Time Attack (mencari waktu tercepat). Kemudian setelah makan siang, mayoritas akan beralih ke simulasi balapan penuh (20 lap).

Exit mobile version