Gaya HidupNasionalOtomotif

Pesanan Rocky Hybrid Capai 500 Unit, Pengiriman Mulai Akhir November 2025

7
×

Pesanan Rocky Hybrid Capai 500 Unit, Pengiriman Mulai Akhir November 2025

Sebarkan artikel ini

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat respons positif terhadap model ramah lingkungan terbarunya, Daihatsu Rocky Hybrid, dengan pemesanan yang telah mencapai 500 unit sejak pertama kali diperkenalkan. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa teknologi e-Smart Hybrid dari Daihatsu mendapat penerimaan baik di pasar otomotif Tanah Air.

Marketing and Corporate Communication Director PT ADM, Sri Agung Handayani, menjelaskan bahwa proses pengiriman unit mulai dilakukan bertepatan dengan pembukaan Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025) di ICE BSD.

“Baru mulai hari ini pengiriman unit Rocky Hybrid. Tahun ini mungkin spesial, karena Januari kami kirim kurang dari 100 unit,” ungkapnya saat ditemui di GJAW 2025, di Tangerang.

Saat pertama kali diluncurkan, Rocky Hybrid dijual dengan harga Rp 293,9 juta. Kini, banderolnya menjadi Rp 299,85 juta. Sri Agung menegaskan bahwa harga tersebut berlaku hingga Desember 2025.

“Kalau Januari 2026 pasti ada kenaikan BBN. Kami belum tahu naiknya berapa persen,” ujarnya.

Daihatsu Rocky Hybrid mengusung teknologi e-Smart Hybrid, yang menawarkan sensasi berkendara seperti mobil listrik, tanpa perlu charging eksternal. Mesin bensin bertugas sebagai generator pengisi daya baterai 177,6 volt berkapasitas 0,74 kWh.

Model ini dilengkapi mesin 1.2L WA-VEX dan transmisi khusus hybrid Transaxle, menghasilkan tenaga maksimum 106 PS serta torsi 170 Nm—salah satu yang terbesar di kelasnya.

Rocky Hybrid juga menawarkan lima keunggulan utama:

  • Excellent Fuel Efficiency
  • Low Emission
  • Responsive Acceleration
  • Advanced Safety
  • Fun Drive Sensation

Dari sisi efisiensi, Rocky Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar hingga 34,8 km/L berdasarkan metode uji JC08 Jepang. Emisi CO₂-nya pun hanya 83 g/km, menjadi yang terendah di segmennya. Akselerasinya juga tercatat tercepat di kelasnya, 0–100 km/jam dalam sekitar 10 detik.

Selain memamerkan lini produk, Daihatsu kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui pilar Hijau Bersama Daihatsu, khususnya program “Penyu untuk Indonesia.”

Program ini merupakan upaya konservasi penyu yang telah dijalankan sejak 2011 melalui kolaborasi bersama KKP, Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH, serta komunitas pelestari penyu.

Executive Coordinator General Affairs Division PT ADM, Ferry Nugroho, memaparkan bahwa 43.371 tukik telah dilepasliarkan sepanjang Januari–Oktober 2025.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi untuk berbagi kebahagiaan dan mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan bersama masyarakat,” ujarnya.

Dalam GJAW 2025, Daihatsu turut menghadirkan I Wayan Anom Astika Jaya, Ketua Konservasi Penyu Kurma Asih—salah satu dari tujuh lokasi konservasi binaan Daihatsu yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Konservasi Kurma Asih sendiri telah berdiri sejak 1997 dan fokus pada pelestarian penyu melalui penyelamatan, edukasi, pembersihan pantai, hingga perawatan tukik.

Melalui tema booth “Bahagia Sejak Pertama – Karena Kamu Ada”, Daihatsu menegaskan posisinya sebagai sahabat pelanggan, sekaligus perusahaan yang aktif berkontribusi menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *