Penetapan APBD Kota Bogor Tahun Anggaran 2026
DPRD Kota Bogor telah menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor Tahun Anggaran (TA) 2026 dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Jumat, 28 November 2025. Rapat ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.
Dedie Rachim menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD yang telah membahas dan menyetujui Raperda Kota Bogor tentang APBD TA 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Ia menjelaskan bahwa penyusunan Rancangan APBD TA 2026 menghadapi beberapa tantangan yang memengaruhi kebijakan dan kemampuan keuangan daerah.
Salah satu tantangan utama adalah pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) 2026 serta pengurangan pendapatan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang dikelola bersama antara Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Bogor tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan dengan melakukan efisiensi anggaran.
Beberapa program prioritas RPJMD Kota Bogor 2025–2029 yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, antara lain:
BOGOR CERDAS:
- Pembangunan jalan akses kantor pemerintahan
- Pematangan lahan Sekolah Rakyat Rancamaya dan lahan gedung kantor terpadu Katulampa
- Pembangunan ruang kelas baru SD Negeri dan SMP Negeri
- Beasiswa Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Miskin
- Bantuan Pelunasan Biaya Pendidikan SMP
- Beasiswa peserta didik SMP swasta
- Pemberian insentif kepada guru ngaji
- Pembangunan kantor kelurahan
BOGOR LANCAR:
- Pengadaan tanah untuk Jalan R2 dan Jalan Permata
- Pembangunan Jalan R3 dan Jalan R2
- Revitalisasi Terminal Bubulak tahap II
- Penyediaan angkutan massal dengan skema pembelian layanan BisKita
- Pembangunan Jembatan Paledang–Pasir Jaya
BOGOR SEJAHTERA:
- Pembuatan hanggar
- Revitalisasi Gedung Kemuning Gading
- Program padat karya
- Uji kompetensi pendidikan dan pelatihan bagi calon pekerja
- Praktik pendidikan dan pelatihan bagi calon pekerja
- Pelatihan kewirausahaan dan kompetensi usaha mikro
- Bantuan pangan
- Revitalisasi RPH
BOGOR SEHAT:
- Fasilitasi pendaftaran administrasi kependudukan
- Perencanaan pembebasan lahan TPA Galuga
- Rehabilitasi Stadion Pajajaran tahap II
- GOM Bogor Barat tahap I
- Perbaikan rumah tidak layak huni dan program bedah rumah
- Penyediaan alat bantu untuk difabel
- Pengadaan makanan tambahan untuk balita gizi buruk
- Bantuan belanja obat untuk RSUD
- Pelayanan IGD Puskesmas 24 jam
- Jaminan kesehatan masyarakat
Dedie Rachim berharap APBD TA 2026 dapat menjadi lokomotif akselerasi perekonomian di Kota Bogor. Selain itu, ia menyampaikan bahwa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota Bogor mendapat alokasi anggaran untuk pembangunan SMAN 11, pembangunan Jalan Saleh Danasasmita, serta pembangunan Jalan R2.
Untuk harmonisasi program pemerintah pusat, pada 2026, pemerintah kota mendukung program-program prioritas seperti MBG, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Semua pihak berkomitmen melanjutkan pembangunan Kota Bogor dalam mewujudkan visi dan misi Kota Bogor “Bogor Beres–Bogor Maju”.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan harapannya bahwa APBD TA 2026 dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan menerapkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Ia berharap program yang sudah dituangkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan menerapkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.











