BeritaNasional

Dukung Pemulihan Infrastruktur Sumatra, Koordinator FORKOM SP BUMN Ajak Perkuat Sinergi Jelang Natal

Komitmen FORKOM SP BUMN dalam Pemulihan Infrastruktur dan Bantuan Kemanusiaan

Forum Komunikasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (FORKOM SP BUMN) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan infrastruktur dan membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatra. Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari kepedulian pekerja BUMN dalam membantu percepatan pemulihan, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Salah satu aksi nyata tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan oleh Koordinator FORKOM SP BUMN sekaligus Ketua Umum Serikat Pekerja PT PLN (Persero), M. Abrar Ali, dengan total nilai mencapai Rp800 juta. Bantuan tersebut merupakan hasil Aksi Solidaritas anggota Serikat Pekerja PLN dari seluruh Indonesia, yang dihimpun untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan ribuan warga terdampak, kerusakan akses jalan, jembatan, fasilitas umum, serta gangguan pada jaringan kelistrikan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut menuntut percepatan pemulihan infrastruktur agar kehidupan masyarakat dapat segera kembali normal.

Dalam aksi kemanusiaan ini, sebanyak 70 relawan dari unsur Serikat Pekerja PLN diterjunkan langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan. Para relawan tersebar di berbagai lokasi terdampak, termasuk wilayah dengan medan sulit dan akses terbatas, demi memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu tim Relawan SP PLN menempuh jalur darat menggunakan kendaraan listrik dalam pendistribusian bantuan. Tim tersebut berangkat dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju Medan, dengan jarak tempuh sekitar 650 kilometer. Dalam perjalanan, tim singgah di ULP Baganbatu, ULP Kota Pinang, dan ULP Rantau Prapat, serta memanfaatkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di unit-unit PLN dan sejumlah SPKLU di rest area Tol Trans Sumatra. Perjalanan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala pengisian baterai.

Menurut Abrar, pengalaman di lapangan tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur kelistrikan nasional dalam mendukung mobilitas kendaraan listrik masyarakat.

“Dalam rangka menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, infrastruktur kelistrikan untuk kendaraan listrik, khususnya ketersediaan SPKLU di jalur utama Sumatra, sangat siap dan mencukupi,” ujarnya.

Selain itu, dukungan kemanusiaan juga datang dari Serikat Pekerja Kimia Farma Apotek (SPKFA) yang tergabung dalam FORKOM SP BUMN. Dari solidaritas seluruh anggota SPKFA, berhasil dihimpun donasi sekitar Rp180 juta, berupa uang tunai, pakaian layak pakai, bahan makanan, serta obat-obatan. Seluruh donasi tersebut telah disalurkan ke wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Partisipasi lintas BUMN juga ditunjukkan oleh Sekar Telkom yang tergabung dalam Relawan BBN (Bhakti Bagi Negeri). Selain terlibat dalam pemulihan akses telekomunikasi di area bencana, relawan juga aktif menyalurkan bantuan logistik, bantuan pascabencana untuk anak-anak yang belum dapat bersekolah berupa buku bacaan dan Al-Qur’an, serta pendampingan trauma healing bagi anak-anak usia sekolah.

“Solidaritas ini merupakan wujud kepedulian pekerja BUMN kepada masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan yang kami salurkan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung pemulihan infrastruktur dasar, sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan lebih aman dan nyaman,” tambah Abrar.

FORKOM SP BUMN berkomitmen untuk terus mendorong sinergi lintas BUMN dalam menghadapi situasi kebencanaan dan mendukung pemulihan nasional. Melalui kolaborasi yang kuat dan aksi nyata di lapangan, kehadiran BUMN diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur publik jelang momentum akhir tahun.

Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan Nasional

Penggunaan kendaraan listrik dalam distribusi bantuan adalah salah satu contoh kesiapan infrastruktur kelistrikan nasional. Sejumlah SPKLU yang tersedia di jalur utama Sumatra memastikan bahwa mobilisasi relawan tetap berjalan lancar tanpa hambatan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem kelistrikan Indonesia sudah cukup matang untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, bahkan di daerah-daerah yang memiliki akses terbatas.

Adapun, keberadaan SPKLU di rest area Tol Trans Sumatra juga menjadi faktor penting dalam kelancaran perjalanan. Hal ini tidak hanya mempercepat proses distribusi bantuan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang ramah lingkungan.

Partisipasi Lintas BUMN dalam Bantuan Kemanusiaan

Selain PLN dan Kimia Farma, partisipasi lintas BUMN juga terlihat dari keterlibatan Sekar Telkom dalam aksi kemanusiaan. Relawan BBN (Bhakti Bagi Negeri) tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga memberikan bantuan logistik dan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak bencana.

Bantuan yang diberikan mencakup buku bacaan dan Al-Qur’an untuk anak-anak yang belum bisa bersekolah, serta program pendampingan trauma healing. Ini menunjukkan bahwa kepedulian BUMN tidak hanya terbatas pada aspek fisik, tetapi juga pada aspek psikologis dan sosial masyarakat.

Sinergi Lintas BUMN dalam Pemulihan Nasional

FORKOM SP BUMN terus berupaya memperkuat sinergi antar BUMN dalam menghadapi bencana dan mendukung pemulihan nasional. Kolaborasi yang kuat antara berbagai serikat pekerja BUMN memastikan bahwa bantuan yang diberikan lebih efektif dan merata.

Aksi nyata di lapangan seperti distribusi bantuan, pemulihan infrastruktur, dan dukungan kemanusiaan menunjukkan bahwa BUMN tidak hanya bertindak sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam upaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera.

Kesimpulan

Melalui komitmen dan aksi nyata, FORKOM SP BUMN telah membuktikan bahwa BUMN memiliki peran penting dalam pemulihan pasca-bencana. Dengan kolaborasi yang kuat dan kesiapan infrastruktur yang memadai, BUMN mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama menjadi landasan utama dalam setiap langkah yang diambil.

Exit mobile version