Kecelakaan Maut di Jalur Turunan Wonosobo
Kecelakaan maut terjadi di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, pada Selasa (30/12/2025). Truk muatan baja ringan mengalami rem blong dan menabrak beberapa kendaraan lain. Dua orang tewas dan lima korban lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.
Lokasi dan Korban
Kejadian berlangsung di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Saat kejadian, wilayah sedang diguyur hujan deras. Dari data yang diperoleh, dua korban meninggal dunia, yaitu sopir truk dan satu pengendara motor. Sopir truk, yang berinisial N (64 tahun), warga Magelang, dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, pengendara motor ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bawah reruntuhan baja ringan.
Lima korban lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi ke rumah sakit. Empat orang dari mobil Daihatsu Xenia dan satu pengendara motor menjadi korban luka-luka. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kondisi lokasi yang sulit.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi dari Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, kecelakaan melibatkan truk tronton bernomor polisi AA 8173 OG yang membawa muatan baja ringan. Diduga, truk mengalami rem blong, sehingga tidak dapat dikendalikan.
Truk tersebut awalnya menabrak mobil BYD bernomor polisi AA 1157 RN yang terparkir di depan SPBU Madukoro. Setelah menabrak, truk terus melaju sejauh sekitar 500 meter, kemudian menabrak mobil Daihatsu Xenia AA 1852 CE dari arah berlawanan. Mobil tersebut ditumpangi empat orang.
Setelah menabrak mobil tersebut, truk banting ke kiri dan menabrak rumah pengepul cabai. Di halaman rumah tersebut, terdapat tiga sepeda motor yang sedang terparkir. Akhirnya, truk masuk ke parit yang cukup dalam.
Keterangan Saksi
Hermanto, salah satu saksi mata, mengatakan bahwa saat kejadian dirinya sedang berada di depan pintu warung pengepul cabai. Ia mendengar suara seperti petir dan mati lampu. Ketika ia menengok, kanopi warung sudah ambruk. Ia tidak melihat langsung truk meluncur karena kejadian terjadi begitu cepat dan cuaca sedang hujan.
Hermanto juga menyebut ada kendaraan lain yang ikut terdampak. Ia melihat satu mobil rusak, mungkin akibat dampak dari kecelakaan tersebut. Di lokasi kejadian, terdapat lima sepeda motor yang terparkir, tiga di antaranya mengalami kerusakan parah. Dua motor lainnya masih utuh. Selain itu, sebuah tiang listrik di depan warung terbawa truk hingga jatuh ke jurang.
Pernyataan Petugas
AKP Seno Hartanto menjelaskan bahwa lokasi kejadian berbeda dengan kecelakaan sebelumnya, namun sama-sama berada di jalur menurun dan dalam situasi hujan. Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan agar lebih waspada khususnya saat melintas di jalur Temanggung-Wonosobo.
“Kami mengimbau masyarakat yang lewat jalan ini agar kendaraan dalam kondisi baik, karena jalur ini terkenal menurun dan menanjak,” pungkasnya.
Hingga sore hari, proses evakuasi masih berlangsung. Badan truk masih berada di tepi jurang. Cuaca hujan deras membuat kondisi lokasi semakin sulit. Warga terlihat memadati lokasi kejadian untuk melihat langsung kejadian tersebut.
Tiga motor yang rusak parah telah diamankan di mobil polisi. Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengemudi untuk selalu menjaga kondisi kendaraan dan kewaspadaan saat berkendara di jalur yang berbahaya.
