Destinasi Wisata yang Menarik di Pangandaran
Pangandaran, sebuah kota di Jawa Barat, semakin menarik sebagai destinasi wisata. Tidak hanya memiliki pantai yang indah, tetapi juga beragam objek wisata lainnya seperti body rafting atau arung jeram sungai, serta objek wisata budaya yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, tercatat sebanyak 170 objek wisata dengan rincian 15 objek wisata buatan, 27 objek wisata budaya, dan 128 objek wisata alam.
Liburan ke Pangandaran semakin lengkap karena tersedia banyak hotel dan kuliner lezat. Hal ini membuat pengunjung tidak punya alasan lagi untuk tidak datang ke Pangandaran saat libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Namun, ada satu hal yang masih menjadi keluhan bagi para wisatawan, yaitu lamanya waktu tempuh perjalanan.
Dari Jakarta ke Pangandaran yang berjarak sekitar 330 km membutuhkan waktu sekitar 8-9 jam. Sementara itu, jarak dari Bandung ke Pangandaran sejauh 170 km memakan waktu sekitar 6-7 jam. Durasi tersebut bisa bertambah jika terjadi kemacetan. Jalur menuju Pangandaran, terutama rute Bandung-Tasikmalaya melalui Garut atau Malangbong, sering menghadapi kemacetan di beberapa titik seperti Cileunyi, Nagreg, Kadungora, Leles, Limbangan, dan Gentong. Jika terjebak macet parah, wisatawan bisa kelelahan sebelum sampai tujuan, sehingga liburan yang seharusnya menyenangkan menjadi tidak nyaman.
Solusi Bebas Macet dengan Tol Getaci
Namun, bayang-bayang kemacetan ini akan segera berakhir. Pasalnya, pemerintah pusat melalui Kementerian PU telah menyatakan bahwa jalan Tol Getaci akan segera dibangun mulai tahun 2026 dan diagendakan beroperasi penuh pada tahun 2029. Jalan Tol Getaci merupakan bagian dari proyek besar jalan Tol Trans Jawa Selatan yang akan menghubungkan dua provinsi, Jawa Barat dan Jawa Tengah hingga Yogyakarta.
Rute Tol Getaci dimulai dari Gedebage Bandung, melewati Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan berakhir di Cilacap. Jika Tol Getaci sudah terwujud, waktu tempuh dari Jakarta ke Pangandaran bisa dipangkas menjadi hanya 4 jam dan dari Bandung hanya 2 jam saja. Estimasi ini berdasarkan Undang-Undang Lalu-Lintas yang menyebutkan batas kecepatan berkendara di jalan tol adalah minimal 60 km per jam dan maksimal 100 km per jam. Jika diambil rata-rata kecepatan 90 km per jam, maka perjalanan Jakarta-Pangandaran yang berjarak 330 km bisa ditempuh dalam waktu 4 jam, sedangkan Bandung-Pangandaran (170 km) dalam waktu 2 jam.
Infrastruktur Tol Getaci yang Komprehensif
Jalan Tol Getaci akan memiliki 10 Simpang Susun (SS) atau Gerbang Tol (GT) untuk keluar masuk kendaraan. Adapun gerbang tol tersebut adalah: Gerbang Tol Majalaya, GT Nagreg, GT Garut Utara, GT Garut Selatan, Simpang Susun (SS) atau Gerbang Tol (GT) Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, GT Kawalu Kota Tasikmalaya, GT Ciamis, GT Banjar, GT Patimuan, dan terakhir GT Cilacap.
Bagi wisatawan yang ingin menuju Pangandaran, mereka dapat keluar melalui Gerbang Tol Getaci Patimuan di daerah Kalipucang yang terkoneksi langsung ke jalan raya nasional menuju Pangandaran.
