Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi, gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk menjadi juara di India Open 2026 setelah kalah dalam pertandingan awal.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi terhenti sebelum babak perempat final meskipun berstatus sebagai unggulan di India Open 2026. Pasangan yang meraih gelar juara SEA Games ini dikalahkan oleh pasangan underdog yang sangat berbahaya, yaitu Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang, pada babak kedua.
Hoki/Kobayashi berhasil mengalahkan Sabar/Reza dengan skor 21-15, 21-13 dalam pertandingan yang digelar di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, pada Kamis (15/1/2026).
Sabar mengakui bahwa dirinya dan Reza tidak mampu menemukan sentuhan yang tepat selama pertandingan.
“Kami sulit keluar dari tekanan, dan kami juga tidak bisa bergerak dengan baik di lapangan,” ujarnya melalui rilis PBSI.
“Perubahan pola permainan cukup sulit karena kondisi angin di lapangan.”
“Siapa yang menguasai permainan di depan, itu sangat menguntungkan dalam turnamen ini,” tambahnya.
Kekalahan Sabar/Reza disesali karena peluang mereka untuk menjadi juara lebih terbuka. Mereka berada di perempat final yang sama dengan Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan), dan kekalahan pasangan tersebut membuat jalur Sabar/Reza lebih mudah. Namun, justru mereka terkena tren buruk yang dialami oleh atlet ganda putra di ajang bertaraf BWF World Tour Super 750 ini.
Ganda putra menjadi sumber kejutan terbanyak karena hanya tersisa tiga kontestan unggulan di babak perempat final. Lebih banyak pasangan underdog yang muncul.
Pada hari yang sama, dua mantan pasangan nomor satu dunia juga tersingkir meski dijagokan. Unggulan keenam, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia), kalah dari Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan) dengan skor 14-21, 21-17, 14-21.
Tim tuan rumah juga merasakan kekecewaan. Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (unggulan ke-3) kalah secara pahit dengan skor tipis 27-25, 21-23, 19-21 melawan Hiroki Midorikawa/Kyohei Yamashita (Jepang).
Selain itu, unggulan ganda putra lainnya yang kalah duluan adalah Chen Bo Yang/Liu Yi (China). Nomor delapan dalam daftar seeded itu angkat koper di babak pertama setelah dikalahkan oleh Liu Kuang Heng/Yang Po Han (Taiwan) dengan skor 19-21, 18-21.
Khusus Sabar/Reza, lawan mereka memiliki profil yang sangat besar karena Hoki/Kobayashi merupakan mantan pasangan nomor satu dunia dan juara dunia. Hoki/Kobayashi juga masih berada di 10 besar peringkat dunia.
Posisi lawan yang pernah menjadi momok bagi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, itu tepat berada di bawah Sabar/Reza di urutan kesembilan.
Sabar/Reza kini beralih fokus ke Indonesia Masters 2026 yang akan digelar pekan depan. Meskipun akan menjadi turnamen ketiga secara beruntun sejak pekan lalu, finalis Indonesia Open tahun lalu itu ingin meraih hasil yang lebih baik.
“Kami berharap di Daihatsu Indonesia Masters 2026 minggu depan bisa lebih baik daripada turnamen sebelumnya.”
“Karena main di Istora, banyak pendukung yang hadir jadi kami ingin mendapatkan hasil maksimal,” ujar Reza dengan tekad tinggi.
