Banjir yang melanda Jakarta semakin memperparah kondisi wilayah Ibu Kota. Hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (18/1) menyebabkan genangan air yang meluas di berbagai daerah DKI Jakarta. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, hingga pukul 09.00 WIB, terdapat 35 RT dan 23 ruas jalan yang tergenang.
Genangan ini terjadi di beberapa wilayah seperti Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Ketinggian air bervariasi, dengan beberapa titik mencapai lebih dari setengah meter. Hal ini disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, sehingga menimbulkan risiko banjir yang cukup besar.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau situasi dan mempercepat penanganan banjir. Personel tersebut bekerja sama dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat dalam melakukan penyedotan genangan air. Selain itu, BPBD juga memastikan saluran air berfungsi optimal bersama lurah dan camat setempat.
Selain penyedotan air, BPBD DKI Jakarta juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak banjir. Genangan air diharapkan dapat surut dalam waktu cepat. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi genangan lanjutan. Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan 112 yang beroperasi 24 jam.
Berikut adalah wilayah-wilayah yang terdampak banjir:
Jakarta Barat
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT, ketinggian 45–60 cm
- Kelurahan Rawa Buaya: 4 RT, ketinggian 30 cm
- Kelurahan Jelambar: 1 RT, ketinggian 25 cm
- Kelurahan Tegal Alur: 4 RT, ketinggian 30–40 cm
Jakarta Pusat
- Kelurahan Serdang: 13 RT, ketinggian 30 cm
Jakarta Timur
- Kelurahan Cakung Barat: 1 RT, ketinggian 60 cm
- Kelurahan Rawa Terate: 1 RT, ketinggian 40 cm
Jakarta Utara
- Kelurahan Ancol: 1 RT, ketinggian 25 cm
- Kelurahan Pademangan Barat: 2 RT, ketinggian 30 cm
Adapun jalan-jalan yang tergenang antara lain:
- Jl. Industri VI, Kel. Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat: ketinggian 10 cm
- Jl. Cempaka Putih Barat 26, Kel. Cempaka, Jakarta Pusat: ketinggian 10 cm
- Underpass Senen, Kel. Senen, Jakarta Pusat: ketinggian 10 cm
- Jl. Karang Bolong Raya, Kel. Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara: ketinggian 70 cm
- Jl. Cakung Cilincing Raya, Kel. Rorotan, Kec. Cilincing, Jakarta Utara: ketinggian 20 cm
- Jl. Kp. Sepatan, Kel. Rorotan, Kec. Cilincing, Jakarta Utara: ketinggian 30 cm
- Jl. Boulevard Barat (Depan Lotte Mart), Kel. Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara: ketinggian 15 cm
- Jl. Boulevard Barat (My Bank), Kel. Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara: ketinggian 20 cm
- Jl. Gaya Motor Raya (Deoan Kodim 0502), Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara: ketinggian 50 cm
- Jl. Boulevard Utara, Kel. Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara: ketinggian 15 cm
- Jl. Jembatan Tiga Raya, Kel. Penjaringan, Jakarta Utara: ketinggian 60 cm
- Jl. Pluit Selatan Raya (Depan Kantor Kecamatan Penjaringan), Kel. Penjaringan, Jakarta Utara: ketinggian 25 cm
- Jl. Pluit Raya (Depan Hotel JP), Kel. Penjaringan, Jakarta Utara: ketinggian 45 cm
- Jl. Tanah Merah, Kel. Penjaringan, Jakarta Utara: ketinggian 30 cm
- Jl. Kalibaru Barat II, Kel. Kalibaru, Jakarta Utara: ketinggian 30 cm
- Jl. Raya Cilincing, Kel. Kalibaru, Jakarta Utara: ketinggian 20 cm
- Jl. Babek TNI, Kel. Rorotan, Jakarta Utara: ketinggian 40 cm
- Jl. Perumahan Green Garden, Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat: ketinggian 15 cm
- Jl. Pangeran Tubagus Angke, Kel. Wijaya Kusuma, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat: ketinggian 20 cm
- Jl. Pangeran Tubagus Angke Raya, Kel. Jelambar Baru, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat: ketinggian 20 cm
- Jl. Lkr. Luar Barat, Kel. Cengkareng Timur, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat: ketinggian 20 cm
- Jl. Daan Mogot KM 13, Kel. Cengkareng Timur, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat: ketinggian 15 cm
- Jl. Benda Raya, Kel. Kamal, Jakarta Barat: ketinggian 50 cm
Beberapa warga terpaksa mengungsi karena banjir. Pengungsi tercatat berada di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, dengan jumlah 12 KK atau 29 jiwa. Mereka mengungsi di RPTRA Alur Anggrek.
BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan genangan dan mengantisipasi potensi banjir susulan jika curah hujan kembali meningkat.
